Kamis, 31 Juli 2025

RPP dan Contoh Praktik Pembelajaran Mendalam Bahasa Jawa SD Kelas 5

Pembelajaran Mendalam: Contoh Bahasa Jawa Kelas V SD

📚 Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Praktik: Contoh di Kelas V Bahasa Jawa

Apa Itu Pembelajaran Mendalam?

Pembelajaran Mendalam (PM) adalah pendekatan yang menempatkan murid sebagai subjek aktif dalam belajar, dengan penekanan pada proses memahami secara bermakna, mengaplikasikan dalam kehidupan nyata, dan merefleksikan proses belajar secara personal dan sosial.

✅ Komponen Pembelajaran Mendalam

  • Praktik Pedagogik: Guru sebagai fasilitator yang membangun rasa ingin tahu.
  • Lingkungan Belajar: Aman, kolaboratif, dan reflektif.
  • Kemitraan: Melibatkan siswa, teman sebaya, guru, media digital.
  • Pemanfaatan Digital: Menggunakan audio dari YouTube, teknologi sederhana.

🌱 Prinsip Pembelajaran Mendalam (BBM)

Prinsip Implementasi
Berkesadaran Siswa mengetahui tujuan belajar sejak awal
Bermakna Mengaitkan cerita wayang dengan budaya lokal
Menggembirakan Kegiatan mendengarkan dan bermain peran yang menyenangkan

🔁 Pengalaman Belajar 3M

Tahap Penjelasan
Memahami Mendengarkan cerita dan mencatat tokoh/peristiwa
Mengaplikasikan Bermain peran dan menulis ulang cerita
Merefleksikan Menjawab pertanyaan refleksi secara lisan dan tertulis

🎯 Model Pembelajaran yang Digunakan

  • Model: Inkuiri Berbasis Audio Visual & Bermain Peran
  • Metode: Mendengarkan, bertanya, bermain peran, menulis, refleksi
  • Pendekatan: Kontekstual, Humanistik, Multimodal

🎭 Praktik PM: Cerita Wayang Pandhawa lan Punakawan

Waktu: Kamis, 31 Juli 2025
Topik: Teks Cerita Wayang Pandhawa lan Punakawan
Kelas: V SD

📌 Tujuan Pembelajaran

  • Menganalisis informasi dalam teks cerita lisan dan audio
  • Menunjukkan pemahaman melalui mind map dan catatan
  • Mengungkapkan kembali cerita melalui bermain peran
  • Menulis ulang cerita dengan bahasa sendiri

🧠 Rangkaian Kegiatan

  1. Guru menulis tanggal, judul, dan tujuan pembelajaran
  2. Memutar audio cerita wayang via speaker
  3. Pause audio untuk diskusi: siapa tokoh, kejadian, dst.
  4. Mindmap tokoh dan alur ditulis di papan
  5. Siswa menyalin ke buku
  6. Bermain peran sesuai cerita (dengan bimbingan)
  7. Siswa menulis ulang cerita dengan bahasanya sendiri
  8. Sesi refleksi lisan dan tertulis

📐 Kerangka PM yang Terpenuhi

Komponen Implementasi
Praktik Pedagogik Inkuiri audio, bermain peran, refleksi
Lingkungan Belajar Aktif, menyenangkan, dialogis
Kemitraan Kolaborasi siswa dan guru
Digitalisasi Penggunaan YouTube dan speaker aktif

🧭 Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Penerapan
Spiritual Menghargai nilai luhur wayang
Kewargaan Belajar budaya dan jati diri bangsa
Kreativitas Bermain peran dan menulis cerita
Penalaran Kritis Analisis cerita dan tokoh
Kolaborasi Kerja tim dalam bermain peran
Kemandirian Menulis ulang secara mandiri
Kesehatan Sosial Berani tampil di depan
Komunikasi Menggunakan bahasa Jawa dalam berbagai bentuk

📋 Asesmen

  • Awal: Tanya jawab selama mendengar audio
  • Proses: Diskusi, catatan, dan aktivitas bermain peran
  • Akhir: Rubrik bermain peran, menulis cerita, dan refleksi

📎 Dokumen Pendukung:

“Wayang bukan hanya tontonan, tapi tuntunan.”
– Menghidupkan nilai budaya lewat pembelajaran yang mendalam dan menggembirakan.

Minggu, 20 Juli 2025

RPP IPAS SD Kelas 5: Belajar Bunyi dan Cahaya Lewat Observasi Seru di Sekitar Kita | Deep Learning

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah: SDN Harapan Bangsa
Kelas/Semester: V / I
Mata Pelajaran: IPAS
Alokasi Waktu: 5 JP (5 x 35 menit)

Identifikasi Peserta Didik

Peserta didik kelas V memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap fenomena di lingkungan mereka, termasuk bunyi dan cahaya. Mereka memiliki pengetahuan awal dari pengalaman sehari-hari, seperti mendengar suara kendaraan, melihat cahaya lampu, atau mendengar suara alam. Minat mereka cukup tinggi dalam kegiatan eksploratif yang melibatkan pengamatan langsung. Pendekatan inkuiri dan pembelajaran berbasis lingkungan akan membantu pemahaman mereka secara lebih konkret.

Materi Pelajaran

Mengidentifikasi sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar (alami dan buatan).

Dimensi Profil Lulusan

  • ☑ Bernalar Kritis
  • ☑ Mandiri

Desain Pembelajaran

Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar, dan membedakan antara sumber alami dan buatan.

Lintas Disiplin Ilmu:

  1. Bahasa Indonesia
  2. IPAS
  3. Pendidikan Pancasila

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi berbagai sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar.
  2. Mengklasifikasikan sumber bunyi dan cahaya berdasarkan jenisnya (alami atau buatan).

Topik Pembelajaran: Cahaya dan Bunyi
Praktik Pedagogik: Inkuiri berbasis observasi
Kemitraan Pembelajaran: Siswa, guru, orang tua
Lingkungan Pembelajaran: Sekolah dan rumah
Pemanfaatan Digital: Gadget untuk dokumentasi (foto/video)

Pengalaman Belajar

Kegiatan Awal (15 menit)

  • Doa dan presensi
  • Ice breaking ringan
  • Penyampaian tujuan pembelajaran
  • Mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari
  • Menjelaskan alur inkuiri

Kegiatan Inti (4 JP / 140 menit)

Tahapan Inkuiri Pertanyaan Pemantik (Aktivitas Pembelajaran) Makna Pembelajaran
Merumuskan Pertanyaan Apa saja sumber bunyi dan cahaya di sekitar kita?
Apa bedanya bunyi/cahaya alami dan buatan?
Memahami (bermakna, berkesadaran)
Observasi & Eksplorasi Di mana kamu bisa menemukan sumber bunyi dan cahaya?
Apa yang kamu lihat dan dengar di lingkunganmu?
Apa ciri-cirinya?
Mengaplikasi (bermakna, menggembirakan)
Klasifikasi & Analisis Bagaimana cara membedakan sumber alami dan buatan?
Bisa kah kamu menyusun datamu dalam tabel klasifikasi?
Mengaplikasi (bermakna, menggembirakan)
Presentasi Hasil Bagaimana kamu menjelaskan hasil observasimu ke teman?
Apa hal menarik dari temuan kelompokmu?
Mengaplikasi (bermakna, menggembirakan)
Refleksi & Penutup Apa yang kamu pelajari hari ini?
Mengapa penting memahami asal bunyi dan cahaya?
Apa manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari?
Merefleksi (bermakna, berkesadaran)

Kegiatan Akhir (35 menit)

  • Menyusun kesimpulan bersama guru
  • Siswa menuliskan refleksi pribadi
  • Guru memberi penguatan dan tindak lanjut
  • Penutupan

Asesmen Pembelajaran

Asesmen Awal

  • Teknik: Pertanyaan lisan dan observasi
  • Contoh Soal: Apa saja bunyi dan cahaya yang kamu temui hari ini?

Asesmen Proses

  • Teknik: Observasi
No Nama Siswa Keaktifan (1–4) Kolaborasi (1–4) Komunikasi (1–4) Catatan
1
2

Asesmen Akhir

  • Teknik: Tes tertulis

Soal:

  1. Sebutkan dua contoh sumber bunyi dan dua contoh sumber cahaya yang kamu lihat hari ini.
  2. Tuliskan satu contoh sumber bunyi alami dan satu sumber cahaya buatan.
  3. Apa perbedaan antara bunyi alami dan buatan?
  4. Apa manfaat dari cahaya dalam kehidupanmu sehari-hari?
  5. Mengapa penting mengetahui asal-usul bunyi dan cahaya?

Kunci Jawaban (Singkat):

  • Bunyi: kicau burung, suara motor
  • Cahaya: matahari, lampu
  • Bunyi alami = dari alam (petir), buatan = buatan manusia (radio)
  • Cahaya berguna untuk penerangan dan penglihatan
  • Supaya lebih waspada dan bisa memanfaatkannya secara aman

Penilaian Akhir: Total skor x 20 | KKM = 70

Getasan, Juli 2025

Mengetahui,
Kepala Sekolah


_________________________
NIP: _____________________

Guru Kelas

_________________________
NIP: _____________________

Pembagian Waktu RPP IPAS Minggu Ke-1

Untuk memastikan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan tidak terburu-buru, maka alokasi 5 JP dalam RPP ini dibagi ke dalam 3 pertemuan. Pembagian ini mempertimbangkan kemampuan fokus siswa SD kelas V, sifat kegiatan eksploratif, serta kebutuhan akan refleksi dan asesmen formatif di akhir.

📏 Dasar Pertimbangannya:

  • Total waktu dalam RPP: 5 JP = 5 × 35 menit = 175 menit total.
  • Durasi ideal 1 kali pertemuan: 2–3 JP (70–105 menit)
  • Lebih dari itu, fokus siswa biasanya menurun, terutama saat observasi, diskusi, dan refleksi.

Sifat pembelajaran dalam RPP ini:

  • 🧭 Eksploratif → butuh waktu observasi nyata di lingkungan sekitar
  • 👥 Berbasis kelompok → diskusi dan presentasi perlu ruang waktu
  • 🔄 Reflektif → ada asesmen dan simpulan yang perlu dipikirkan bersama

✅ Rekomendasi Jumlah Pertemuan:

Pertemuan Alokasi Waktu Fokus Kegiatan
Pertemuan 1 2 JP (70 menit) Kegiatan awal + Merumuskan pertanyaan + Observasi awal
Pertemuan 2 2 JP (70 menit) Klasifikasi hasil, diskusi kelompok, mulai presentasi
Pertemuan 3 1 JP (35 menit) Presentasi, refleksi, asesmen akhir

🔸 Total = 3 Pertemuan (2+2+1 JP = 5 JP)
🔸 Ideal dibagi dalam 3 hari pada minggu pertama (misalnya: Senin, Rabu, Jumat)

🎯 Mengapa 3 Pertemuan Itu Ideal?

  • 🧠 Tidak membebani siswa secara kognitif dan waktu
  • ⏳ Memberi jeda alami antara observasi → analisis → refleksi
  • 📚 Mendukung pembelajaran mendalam dan tidak sekadar menyelesaikan target
  • 📈 Memberi ruang untuk asesmen formatif & akhir secara alami

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah: SDN Harapan Bangsa
Kelas/Semester: V / I
Mata Pelajaran: IPAS
Alokasi Waktu: 5 JP (5 x 35 menit)
Jumlah Pertemuan: 3 Pertemuan (2 JP + 2 JP + 1 JP)

Identifikasi Peserta Didik

Peserta didik kelas V menunjukkan rasa ingin tahu tinggi terhadap fenomena alam seperti bunyi dan cahaya. Sebagian besar memiliki pengalaman awal mendengar suara kendaraan, suara hewan, melihat lampu dan cahaya matahari. Karena observasi dilakukan dalam tahapan, identifikasi pemahaman juga dilakukan bertahap:

  • Pertemuan 1: Fokus pada kesiapan fisik & pengetahuan awal melalui pertanyaan terbuka.
  • Pertemuan 2: Cek koneksi pengetahuan sebelumnya dan lakukan apersepsi (penguatan konsep).
  • Pertemuan 3: Observasi reflektif, menilai penguatan sikap mandiri dan berpikir kritis.

Materi Pelajaran

Mengidentifikasi sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar (alami dan buatan).

Dimensi Profil Lulusan

  • ☑ Bernalar Kritis
  • ☑ Mandiri

Capaian dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar dan membedakan antara sumber alami dan buatan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Siswa dapat menyebutkan sumber bunyi dan cahaya yang ada di sekitar mereka.
  2. Siswa dapat mengelompokkan sumber bunyi dan cahaya berdasarkan asalnya.
  3. Siswa dapat menjelaskan manfaat dan pentingnya mengenali sumber bunyi dan cahaya.

Topik Pembelajaran: Cahaya dan Bunyi
Praktik Pedagogik: Inkuiri berbasis observasi
Kemitraan: Guru, siswa, orang tua
Lingkungan Belajar: Sekolah dan rumah
Pemanfaatan Digital: Gadget (kamera HP/tablet) untuk dokumentasi


Pertemuan 1 (2 JP / 70 menit)

Kegiatan Awal

  • Doa dan presensi
  • Ice breaking
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
  • Pertanyaan awal: “Apa saja bunyi dan cahaya yang kamu temui hari ini?”
  • Menjelaskan alur kegiatan observasi

Kegiatan Inti

Tahapan Inkuiri Pertanyaan Makna
Merumuskan Pertanyaan Apa yang membuat suara dan cahaya muncul di sekitar kita? Memahami (berkesadaran)
Observasi Langsung Apa yang kamu lihat dan dengar di lingkungan sekolah/rumah? Mengaplikasi (menyenangkan)
Mencatat Hasil Apa saja yang bisa dicatat dari hasil observasi itu? Mengaplikasi (menyenangkan)

Kegiatan Akhir

  • Siswa menyimpan catatan hasil observasi
  • Guru memberi penguatan untuk klasifikasi di pertemuan berikutnya

Asesmen Awal

  • Teknik: Lisan & observasi kesiapan
  • Contoh soal: “Apa suara terakhir yang kamu dengar sebelum masuk kelas?”

Pertemuan 2 (2 JP / 70 menit)

Kegiatan Awal (dengan apersepsi)

  • Doa dan presensi
  • Apersepsi: “Apa saja sumber bunyi dan cahaya yang kamu temukan kemarin?”
  • Penguatan konsep: alami vs buatan

Kegiatan Inti

Tahapan Inkuiri Pertanyaan Makna
Klasifikasi Apa perbedaan antara cahaya alami dan buatan? Memahami
Analisis Bagaimana cara kita mengelompokkan temuan kita ke dalam tabel? Mengaplikasi
Diskusi Mengapa hasil pengamatanmu bisa berbeda dengan teman? Mengaplikasi

Kegiatan Akhir

  • Kelompok menyusun hasil klasifikasi
  • Guru memberi umpan balik awal

Asesmen Proses

  • Teknik: Observasi kelompok
  • Aspek: Keaktifan, kolaborasi, komunikasi

Pertemuan 3 (1 JP / 35 menit)

Kegiatan Awal

  • Refleksi ringan: “Apa hal paling menarik dari observasimu minggu ini?”

Kegiatan Inti

Tahapan Inkuiri Pertanyaan Makna
Presentasi Hasil Apa yang kelompokmu temukan tentang sumber bunyi dan cahaya? Mengaplikasi
Refleksi Mengapa penting mengenali sumber cahaya dan bunyi? Merefleksi

Kegiatan Akhir

  • Siswa menuliskan kesimpulan pribadi
  • Guru memberikan pesan penguatan dan menutup pelajaran

Asesmen Akhir

  • Teknik: Tes tertulis

Soal:

  1. Sebutkan 2 sumber bunyi dan 2 sumber cahaya dari pengamatanmu.
  2. Jelaskan perbedaan sumber alami dan buatan.
  3. Mengapa penting mengetahui asal bunyi dan cahaya?

Kunci Singkat: Bunyi: burung, motor. Cahaya: matahari, lampu. Alami ≠ Buatan. Penting untuk keselamatan dan kehidupan.

Penilaian: Total skor x 20 | KKM = 70


Susukan, Juli 2025

Mengetahui,
Kepala Sekolah


_________________________
NIP: _____________________

Guru Kelas

_________________________
NIP: _____________________

Sabtu, 19 Juli 2025

P5 Resmi Dihapus Tahun Ajaran 2025? Ini Penjelasan dan Faktanya!

P5 Resmi Dihapus Tahun Ajaran 2025? Ini Penjelasan dan Faktanya!

P5 Resmi Dihapus Tahun Ajaran 2025? Ini Penjelasan dan Faktanya!

Apa Itu P5 (Profil Pelajar Pancasila)?

Profil Pelajar Pancasila adalah gambaran ideal lulusan pendidikan Indonesia yang berkarakter kuat, mandiri, dan mampu hidup di abad ke-21. P5 terdiri dari 6 dimensi: beriman, mandiri, kritis, kreatif, gotong royong, dan berkebinekaan global.

Isu Penghapusan P5: Fakta atau Hoaks?

Beredar kabar bahwa mulai tahun ajaran 2025/2026, P5 resmi dihapus. Namun, ini tidak sepenuhnya benar. Pemerintah menghapus istilah "proyek" dalam pelaksanaan P5 dan menggantikannya dengan pendekatan baru berbasis 8 Dimensi Profil Lulusan.

Apa Pengganti P5?

Pemerintah kini memperkenalkan 8 Dimensi Profil Lulusan, yaitu:

  1. Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME
  2. Kewargaan
  3. Kreativitas
  4. Penalaran kritis
  5. Kolaborasi
  6. Kemandirian
  7. Kesehatan (fisik, mental, sosial)
  8. Komunikasi

Mengapa Istilah "Proyek P5" Dihapus?

Alasan penghapusan istilah proyek antara lain karena banyak sekolah kesulitan menjalankan proyek besar dan membebani siswa serta orang tua. Kini penanaman karakter dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif dan lintas pelajaran yang lebih fleksibel.

Apakah Nilai-Nilai P5 Masih Relevan?

Sangat relevan. Nilai-nilai dalam P5 tetap menjadi inti pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka. Perubahannya hanya pada pendekatan dan istilah, bukan substansinya.

Kesimpulan: P5 Tidak Dihapus, Tapi Diperbarui

P5 tidak benar-benar dihapus. Yang dihapus hanya istilah proyek. Nilai-nilainya tetap hidup dan dijalankan dalam bentuk 8 dimensi profil lulusan.

Tips untuk Guru dan Sekolah

  • Gunakan kegiatan tematik dan kolaboratif untuk menanamkan karakter siswa.
  • Pastikan pembelajaran mendukung pencapaian 8 dimensi profil lulusan.
  • Fokus pada makna, bukan hanya format proyek.

Dipublikasikan oleh: Hendro Utomo – Guru Pembelajar Mendalam & Fasilitator PPM | Update: Juli 2025



CP dan ATP IPAS Fase C untuk Kelas V (SD)

 

📘 Pemetaan Capaian Pembelajaran IPAS – Fase C untuk Kelas V SD

Bab/TopikElemenCapaian Pembelajaran (CP) Fase C untuk Kelas V
1. Cahaya dan Bunyi dalam KehidupanPemahaman IPASMenjelaskan sifat dan perambatan bunyi dan cahaya serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan ProsesMelakukan eksperimen sederhana untuk mengamati sifat dan perambatan bunyi/cahaya dan mengomunikasikan hasilnya secara lisan dan visual.
2. Ekosistem dan Interaksi Makhluk HidupPemahaman IPASMendeskripsikan komponen dan interaksi dalam ekosistem serta dampak perubahan lingkungan terhadap ekosistem.
Keterampilan ProsesMelakukan pengamatan lingkungan sekitar, mencatat perubahan ekosistem, dan menyajikan informasi secara visual.
3. Magnet dan Listrik dalam KehidupanPemahaman IPASMenjelaskan sifat magnet dan listrik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan ProsesMendesain dan menguji alat sederhana yang menggunakan prinsip magnet atau listrik.
4. Ayo Berkenalan dengan Bumi KitaPemahaman IPASMenggambarkan bentuk permukaan bumi, gunung, lembah, sungai, dan proses terbentuknya secara sederhana.
Keterampilan ProsesMenggunakan model, peta atau gambar untuk menjelaskan bentuk-bentuk muka bumi.
5. Makhluk Hidup dan PertumbuhannyaPemahaman IPASMengidentifikasi sistem organ tubuh manusia dan fungsinya serta pentingnya menjaga kesehatan.
Keterampilan ProsesMengamati dan mencatat proses pertumbuhan manusia serta pentingnya pola hidup sehat.
6. Indonesia Kaya RayaPemahaman IPASMenjelaskan letak geografis dan kekayaan alam Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat.
Keterampilan ProsesMembaca dan menafsirkan peta sederhana untuk mengidentifikasi kekayaan alam di berbagai daerah.
7. Daerah KebangsaankuPemahaman IPASMenggambarkan keragaman budaya, tokoh-tokoh lokal, dan peran masyarakat dalam kehidupan berbangsa.
Keterampilan ProsesMelakukan wawancara/studi lapangan untuk mengenal budaya lokal dan sejarah di lingkungan sekitar.
8. Bumiku Sayang, Bumiku MalangPemahaman IPASMenjelaskan pentingnya penghematan energi dan penggunaan energi alternatif sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.
Keterampilan ProsesMembuat kampanye atau produk kreatif tentang pelestarian lingkungan dan hemat energi.



📘 Rencana Alokasi Semester IPAS Kelas V – Berdasarkan Jenis Pembelajaran dan Topik

SemesterJenis PembelajaranTopikEstimasi JPPendekatan / Bentuk Pembelajaran
1Reguler + Terpadu PJBLBunyi dan Cahaya± 24 JPInkuiri + Proyek Mini
1RegulerSistem Organ Tubuh & Kesehatan± 30 JPObservasi, Simulasi, Diskusi
1PJBL TerintegrasiProyek “Alat Bunyi & Cahaya”± 6 JPPJBL Tematik
2RegulerEkosistem & Daur Air± 36 JPEksperimen, Survey, Inkuiri Terbimbing
2PJBL TerintegrasiProyek “Pelestarian Air / Ekosistem”± 10 JPPJBL Interdisipliner
2RegulerEnergi Alternatif & Penghematan Energi± 30 JPEksplorasi, Inkuiri, Refleksi
2PJBL TerintegrasiProyek “Desain Energi Ramah Lingkungan”± 20 JPPJBL Final

Catatan:

Total JP Tahunan: 216 JP (180 JP reguler + 36 JP PJBL)

Format ini menggabungkan pendekatan Inkuiri, Eksperimen, Simulasi, dan PJBL
Alokasi proyek PJBL bersifat terintegrasi lintas bab atau tema, misalnya proyek ekosistem bisa dikaitkan dengan pelestarian air.


📘 ATP IPAS Kelas V – Bab 1: Cahaya dan Bunyi dalam Kehidupan

Minggu ke-Tujuan Pembelajaran (TP)Aktivitas Pembelajaran (Inkuiri/Proyek)Dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5)JP
1Mengidentifikasi berbagai sumber bunyi dan cahaya di lingkungan sekitar. (Unistruktural)Siswa melakukan observasi langsung di lingkungan sekolah/rumah, mencatat dan mengklasifikasikan sumber cahaya dan bunyi (alami & buatan).Bernalar kritis, Mandiri5
2Menjelaskan sifat-sifat dan cara perambatan bunyi dan cahaya melalui percobaan sederhana. (Multistruktural)Siswa melakukan eksperimen: misalnya perambatan bunyi melalui benda padat, cahaya menembus kaca, tidak bisa menembus kayu. Membuat laporan pengamatan.Bernalar kritis, Kreatif5
3Menganalisis hubungan antara sifat bunyi/cahaya dengan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. (Relasional)Diskusi kelompok: mengapa lampu senter memancarkan cahaya lurus? Kenapa suara bisa terdengar berbeda pada ruangan kosong dan penuh barang? Simulasi penggunaan alat bantu dengar/senter.Bernalar kritis, Komunikatif5
4Menerapkan pemahaman tentang bunyi dan cahaya melalui proyek kreatif. (Relasional-SOLO)Proyek Mini: Membuat alat peraga/simulasi (misalnya: periskop, kaleng telepon, prisma sederhana). Presentasi dan refleksi.Kreatif, Mandiri, Kolaboratif5


🧩 Catatan Tambahan

Total Waktu: 4 Minggu x 5 JP = 20 JP

Pendekatan: Kombinasi Inkuiri terbimbingDiskusi analitisPJBL
Jenis Proyek: Bisa disesuaikan konteks lokal, misalnya “Buat Alat Pendeteksi Bunyi” dari barang bekas atau “Periskop Cahaya” untuk bermain di rumah gelap.

Asesmen:

Formatif: lembar observasi, log eksperimen

Sumatif: laporan proyek dan presentasi

c

Jumat, 18 Juli 2025

Capaian Pembelajaran untuk SLB 2024 (TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB)

 🌈 **CP untuk Satuan Pendidikan Luar Biasa (SLB)**  

Untuk rekan-rekan guru luar biasa, berikut ini adalah CP terbaru yang memuat capaian pembelajaran untuk:

Capaian Pembelajaran untuk SLB 2024


- TKLB  

- SDLB  

- SMPLB  

- SMALB  


✅ **[Klik di sini untuk mengunduh PDF CP SLB 2024](link-download-pdf-slb)**


💖 Mari hadirkan pembelajaran yang menggembirakan dan bermakna bagi anak-anak luar biasa.


Download CP Paket A, B, C 2024 (PDF) Kurikulum Merdeka Terbaru

 📄 **Capaian Pembelajaran untuk Program Paket A, B, dan C**  

CP ini dirancang untuk program kesetaraan dan pendidikan nonformal agar tetap selaras dengan capaian peserta didik pada pendidikan formal.

Download CP Paket A, B, C 2024 (PDF) Kurikulum Merdeka Terbaru


✅ **[Download CP Paket A/B/C 2024 (PDF)](link-download-pdf-paket-abc)**


📝 Gunakan sebagai pedoman mengembangkan pembelajaran inklusif dan adaptif untuk semua peserta didik.


Unduh CP SMK Terbaru 2024 (PDF) Sesuai Kurikulum Merdeka

 🏫 **Download Capaian Pembelajaran SMK 2024 (CP SMK)**  

Guru SMK kini dapat mengakses CP terbaru sebagai referensi utama dalam merancang pembelajaran berbasis projek dan dunia kerja.

Unduh CP SMK Terbaru 2024 (PDF) Sesuai Kurikulum Merdeka


📂 Dokumen ini sudah menyesuaikan dengan **Kurikulum Merdeka** dan **dunia kerja industri 4.0**.


✅ **[Klik untuk mengunduh CP SMK 2024 (PDF)](link-download-pdf-smk)**


📍 Pastikan Anda memahami CP ini sebagai dasar menyusun ATP dan modul ajar.


TP dan KKTP KKA Kelas 5 Bab 1 Semester 1 – Berpikir Komputasional

TP dan KKTP KKA Kelas V Bab I Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi Kelas V Fase C Semester 1 Bab I ...